Jumat, 27 Agustus 2010

KUIS

Dito pergi ke bertamasya ke Bali, 3 orang keponakannya memesan oleh-oleh. Joko memesan buah pisang, Sari memesan anggur merah, dan Ali memesan keduanya. Sekembalinya dari Bali, Dito membawa 3 buah kotak berisi oleh-oleh pesanan keponakannya yang masing-masing diberikan label “PISANG”, “ANGGUR MERAH”, serta “PISANG DAN ANGGUR MERAH”. Namun Dito ingin menguji kecerdasan 3 keponakannya. Dito menyatakan bahwa dia telah menukarkan label tiap-tiap kotak sehingga tak sesuai isinya. Tiap anak hanya diperbolehkan mengambil 1 sampel buah dari tiap kotak. Ali tersenyum sudah tahu pasti apa yang akan dilakukan untuk mendapatkan buah pesanannya. Apa yang akan dilakukan Ali?

Selasa, 12 Januari 2010

PENTING, TETAPI TERLUPAKAN

Di semester 7 ini, saya cukup interest dengan salah satu mata kuliah pilihan, Total Quality Management (TQM). Dari mata kuliah ini, banyak ilmu baru yang saya dapatkan seperti ISO 9000, ISO 14000, dan pengetahuan lain tentang manajemen mutu yang mungkin belum saya peroleh dari dosen-dosen JTMI pada semester lalu. Dosen mata kuliah TQM ini ada 2 orang, asalnya dari Fakultas Teknologi Pertanian. Yang satu namanya Pak Wahyu, dan satunya lagi dosen muda, Pak Iwan namanya. Kedua orang dosen tersebut punya kelebihan masing-masing. Pak Wahyu mamang expert di bidang manajemen mutu dan sering jadi konsultan perusahaan, jadi memang OK. Namun yang paling membuat saya respect adalah sosok seorang Pak Iwan, atau mungkin masih bisa disebut mas Iwan karena sepertinya umurnya belum sampai 30 tahun. Gelarnya pun baru S2.
Apa yang membuat sosok dosen ini berbeda dengan yang lain? Jawabannya adalah kebiasaan beliau pada awal dan akhir kuliah. Beliau selalu mengajak mahasiswanya untuk BERDOA bersama sebelum dan sesudah kuliah agar apa yang dipelajari mendapat berkah dan benar-benar menjadi ilmu yang bermanfaat bagi mahasiswa . Beliau juga tidak pernah lupa mengucapkan assalamu’alaikum di awal dan akhir kuliah. Kebiasaan mulia ini mungkin sudah terlupakan oleh dosen-dosen lain di JTMI atau bahkan di jurusan lain di UGM. Padahal sejak SD sampai SMA, kebiasaan berdoa sudah lekat pada diri kita. Di bangku kuliah, kebiasaan itu perlahan-lahan mulai luntur karena memang tidak dibiasakan. Memang beberapa mahasiswa membiasakan untuk berdoa sendiri-sendiri saat kuliah, namun jumlahnya tidak banyak. Padahal doa merupakan inti dari ibadah. Boleh jadi kita kurang dapat menyerap ilmu di saat kuliah karena tidak diawali dengan menyebut nama-Nya. Disadari atau tidak, kita memang lebih sering berdoa saat kita butuh saja, atau saat terdesak saja. Contoh gampangnya adalah sesaat sebelum UAS, kita pasti berusaha berdoa agar diberi kemudahan.
2 sks mata kuliah agama saat kuliah memang tidaklah cukup untuk membentuk akhlaq dan membekali mahasiswa dengan ilmu agama yang memadai. Oleh karena itu, alangkah baiknya jika setiap mahasiswa punya kesadaran pribadi untuk meluangkan waktunya belajar akhlaq dan ilmu agama dari sumber lain, bisa dari membaca buku-buku agama,diskusi, mengaji, halaqah, AAI, dan majelis ilmu lainnya.Akhlaq dan ilmu agama tidak kalah penting dengan ilmu-ilmu lain yang kita pelajari di bangku sekolah, jadi jangan sampai kita lupakan. Semua tergantung pada diri kita sendiri, apakah benar-benar punya niat ataukah tidak. Karena ilmu hanya akan datang pada orang yang benar-benar berniat mencarinya.
Kembali ke sosok Pak Iwan tadi, yang patut diteladani adalah prinsip hidupnya bahwa kesuksesan dan kebahagiaan tak selalu diukur dari materi. Dulu beliau pernah bekerja di perusahaan ternama dengan gaji yang lumayan tinggi, namun kemudian memutuskan untuk keluar dan mengabdi menjadi dosen. Beliau berpendapat bahwa dosen adalah pekerjaan mulia karena bisa berbagi ilmu dengan mahasiswa. Selain itu, profesi dosen lebih memiliki kebebasan dibandingkan ketika kita bekerja dalam seebuah perusahaan. Manajemen kuliah beliau pun bisa dibilang lumayan. Saat mahasiswa merasa jenuh dengan materi kuliah, pak Iwan mengajak mahasiswa beristirahat sejenak kemudian beliau akan bercerita tentang pengalamannya dalam studi kasus manajemen mutu di Industri serta berbagai macam realita dalam dunia industri. Semuanya disampaikan secara menarik sehingga mahasiswa tidak bosan. Dan satu lagi, dosen yang satu ini juga mau menerima kritik dan saran mahasiswa. Kadang ada dosen yang tidak mau kalah dengan mahasiswanya. Pokoke sosok kaya pak Iwan ini bisa jadi teladan dosen UGM yang lain lah..

Sabtu, 31 Oktober 2009

TAK ADA JUDUL

MENGAPA AKU HARUS ADA DI DUNIA INI?

“Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku” (Q.S. Adz-Dzariyaat 56)

“Dia-lah yang menjadikan kamu khalifah-khalifah di muka bumi. Barangsiapa yang kafir, maka (akibat) kekafirannya menimpa dirinya sendiri. Dan kekafiran orang-orang yang kafir itu tidak lain hanyalah akan menambah kemurkaan pada sisi Tuhannya dan kekafiran orang-orang yang kafir itu tidak lain hanyalah akan menambah kerugian mereka belaka”. (Q.S. Faathir 39)

AKU TAK MENDAPATKAN YANG AKU INGINKAN..

Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.(Q.S Al-Baqarah 216)

MENGAPA NASIBKU SEPERTI INI?

"Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih”. (Q.S. Ibrahim 7)

MENGAPA AKU HARUS DIUJI?

“Apakah kamu mengira bahwa kamu akan dibiarkan (tanpa ujian), sedang Allah belum mengetahui (dalam kenyataan) orang-orang yang berjihad di antara kamu dan tidak mengambil menjadi teman yang setia selain Allah, RasulNya dan orang-orang yang beriman. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan”(Q.S. At-Taubah 16)

SAMPAI KAPAN AKU SEPERTI INI?

“Sesungguhnya Allah tidak merobah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka merobah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri. Dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap sesuatu kaum, maka tak ada yang dapat menolaknya; dan sekali-kali tak ada pelindung bagi mereka selain Dia.” (Q.S. Ar-Ra’d 11)

UJIAN HIDUPKU BEGITU BERAT!

“Kami tiada membebani seseorang melainkan menurut kesanggupannya, dan pada sisi Kami ada suatu kitab yang membicarakan kebenaran, dan mereka tidak dianiaya.”(Q.S. Al-Mu’minun 23).

AKU HAMPIR MENYERAH..!

Katakanlah: "Hai hamba-hamba-Ku yang malampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (Q.S. Az- Zumar 53)

PERJALANAN HIDUP INI SANGAT MELELAHKAKAN..!

Berangkatlah kamu baik dalam keadaan merasa ringan maupun berat, dan berjihadlah kamu dengan harta dan dirimu di jalan Allah. Yang demikian itu adalah lebih baik bagimu, jika kamu mengetahui.(At-Taubah 41)

DI MANAKAH UJUNG PERJALANAN INI?

Hai jiwa-jiwa yang tenang. Kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang puas lagi diridhai-Nya. Maka masuklah ke dalam jama'ah hamba-hamba-Ku, masuklah ke dalam syurga-Ku. (Q.S. Al Fajr 27-30)